Pustaka Indonesia

Artikel dengan judul asli “Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas” ini telah di publish pada ResearchGate1)adalah sebuah situs web jejaring sosial gratis dan alat kolaborasi bagi para ilmuwan sains dari segala jenis disiplin sains dan Academia. edu dan beberapa situs lainnya seperti Highland campWisata Halimun, Highland Indonesia Group , dll.

Gerbang Digital Pariwisata Indonesia dengan brand Identity nya adalah Pustaka Indonesia merupakan. himpunan dari entitas industri pariwisata dalam ekosistem digital kewilayahan, menjadi sebuah lanskap digital informasi dan pemasaran pariwisata Indonesia. Pustaka Indonesia merupakan sistem informasi (SI). Dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), di mana setiap orang dapat berinteraksi dengan teknologi dan mendukung proses bisnis pariwisata. 

Pustaka Indonesia adalah himpunan dari entitas industri pariwisata dalam ekosistem digital kewilayahan sehingga membentuk sebuah lanskap informasi digital dan pemasaran pariwisata Indonesia. Dan, Pustaka Indonesia merupakan platform Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas2)Lokalitas (locality) berkaitan dengan tempat atau wilayah tertentu yang terbatas atau dibatasi oleh wilayah lain. Lokalitas mengasumsikan adanya sejumlah garis pembatas yang bersifat permanen, tegas, dan mutlak yang mengelilingi satu wilayah atau ruang tertentu. Dalam konsep GDP, lokalitas meliputi kawasan pariwisata, sebuah kabupaten dan kotamadya, atau wilayah yang memiliki kekhususan lainnya yang disepakati oleh komunitas. dan komunitas3)Adalah kelompok sosial pegiat dan penggiat pariwisata Indonesia. Dihadirkan oleh para pegiat dan penggiat pariwisata Indonesia dengan menyuguhkan beragam informasi terkait obyek daya tarik wisata (ODTW), akomodasi, kreatif, kuliner, budaya dan kearifan lokal, desa wisata, program perjalanan wisata, MICE dan lainnya dalam aplikasi android, IOS maupun website.

Dengan mengusung tema “Puncak dalam satu genggaman”, pada tanggal 12-13 September 2020 di Puncak Bogor, Pustaka Indonesia memperkenalkan logo Pustaka sebagai brand identity Gerbang Digital Pariwisata Indonesia yang sekaligus menjadikan kawasan pariwisata Puncak adalah role model pengembangan platform digital, manajemen dan bisnis yang mengusung ekonomi kerakyatan4)1) Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat, yang selanjutnya disebut sebagai Usaha Kecil dan Menegah (UKM); 2) Ekonomi rakyat dalam Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas dimaksudkan sebagai kegiatan ekonomi atau usaha yang dijalankan oleh warga kebanyakan (popular) dalam suatu wilayah kabupaten, kota atau kawasan yang dengan bersama-sama mengelola sumber daya ekonomi pariwisata dan pendukungnya. sebagai pondasinya.

Gerbang Digital Pariwisata Indonesia adalah sekumpulan data dan informasi kepariwisataan yang terhimpun dalam aplikasi android, IOS maupun website dan dapat diakses secara umum/terbuka pada platform Pustaka Indonesia dan Pustaka Kewilayahan. Platform Digital, bisnis dan manajemen Pustaka Indonesia dan Pustaka Kewilayahan dikelola oleh para pegiat dan penggiat pariwisata yang terhimpun dalam komunitas Gerbang Digital Pariwisata.

Komunitas Gerbang Digital Pariwisata Puncak (GDP Puncak) terdiri dari para penggiat dan pegiat pariwisata, pemilik camp, tempat wisata, hotel dan tempat akomodasi lainya, restaurant, pedagang oleh-oleh dan cinderamata, pengrajin, EO pariwisata, masyarakat desa wisata dan lainnya yang terkait secara langsung dengan aktivitas kepariwisataan di Puncak, merupakan pembangkit digitalisasi pariwisata di Puncak Bogor yang merupakan pengusung Pustaka Puncak.

Hadirnya Pustaka Puncak merupakan upaya para pegiat dan penggiat pariwisata yang menetap dan beraktivitas dikawasan pariwisata Puncak untuk membangun dan mengembangkan pusat informasi wisata “Puncak dalam satu genggaman” dengan menggunakan aplikasi android, IOS dan website. Berharap dengan hadirnya Pustaka Puncak ini dapat memberikan faedah yang lebih baik atas destinasi pariwisata secara berkelanjutan, meningkatkan ekonomi warga Puncak dan manfaat lainnya bagi masyarakat dan lingkungan kawasan puncak dan sekitarnya, dunia usaha dan wisatawan.

Pustaka Indonesia

Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas merupakan lanskap  digital pariwisata Indonesia

Masyarakat yang menetap/tinggal dan beraktivitas disuatu wilayah (lokal), itu memiliki kemampuan lebih untuk menghadirkan detail demi detail dari setiap sudut keindahan lansekap alam, arsitektur, budaya dan lainnya kedalam sebuah narasi, juga pada jepretan lensa-lensa kamera. Dan, mereka memiliki kemampuan untuk menghadirkan rasa yang terkandung pada setiap destinasi ataupun atraksi wisata untuk dihadirkan dalam sebuah informasi. Hal ini dikarenakan interaksi yang terbangun diantara mereka selama bertahun-tahun pada sebuah destinasi maupun atraksi wisata serta elemen pendukungnya, telah melahirkan kontruksi pengetahuan secara mendetail yang sekaligus membangun pengalaman atas keadaan wilayahnya.

Lokal kewilayahan dalam Gerbang Digital Pariwisata Indonesia (GDP) meliputi semua aspek informasi kepariwisataan yang berada disebuah kawasan pariwisata atau yang berada pada wilayah kabupaten maupun kota, disajikan dalam satu platform digital, dikelola oleh warga yang tinggal, menetap dan melakukan aktivitas kepariwisataan diwilayahnya serta terhimpun dalam komunitas GDP lokal, hal ini termasuk manajemen, bisnis dan kelembagan.

Informasi yang bersifat lokal ini bersumber dari para pegiat dan penggiat pariwisata yang secara langsung bergerak pada bidangnya masing-masing, terhimpun dalam sebuah komunitas pariwisata, lembaga usaha jasa pariwisata ataupun perorangan yang memiliki aktivitas dan kecenderungan pengetahuan sesuai pada bidangnya. Dengan hal ini, maka informasi yang disodorkan dalam platform digital pariwisata memiliki kesesuaian dengan keadaan yang sebenarnya, karena semua pihak memiliki kepentingan atas informasi yang terbitkan (di publish). Seperti halnya informasi tempat camping yang bersumber dari komunitas para pegiat dan penggiat aktivitas berkemah, atau paket wisata yang bersumber dari lembaga atau perorangan yang telah berpengalaman dalam menangani program wisata yang dimilikinya, dan lain sebagainya.

Dengan hal ini, platform Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas akan mampu menghadirkan kebenaran atas informasi kepariwisataan berdasar kewilayahan, ataupun menampilkan keragaman informasi pada setiap elemen bidang dalam pariwisata secara detail. Hal ini bisa terjadi karena adanya interkasi secara langsung antara lembaga, komunitas serta perorangan penggiat dan pegiat pariwisata yang merupakan sumber informasi utama (primer) dengan platform digital untuk ditampilkan pada aplikasi android, IOS atuapun website sebagai konsumsi masyarakat Indonesia.

Pustaka Puncak sebagai role model Gerbang Digital Pariwisata Indonesia ditingkat lokal Puncak Bogor 

Pustaka kependekan dari Pusat Informasi Pariwisata kawasan/kota/kabupaten. Dan, Pustaka Puncak dapat diartikan sebagai “Pusat Informasi Pariwisata Kawasan Puncak”. Pustaka Puncak menginformasikan tentang tempat wisata, camping ground, villa, hotel dan tempat akomodasi lainnya, restauran, toko souvenir/cinderamata, warung oleh-oleh, produk kreatif dan lainnya, program perjalanan wisata, MICE, dan lainnya yang ada dalam kawasan pariwisata Puncak Bogor. Pustaka Puncak merupakan himpunan entitas industri pariwisata dikawasan puncak dalam ekosistem digital kewilayahan yang nantinya akan terkoneksi kedalam lanskap digital informasi pariwisata Indonesia.

Pustaka Puncak merupakan role model dari 1. Platform digital; 2. Manajemen dan bisnis; serta 3. Model pengembangan komunitas Gerbang Digital Pariwisata lokal (GDP Puncak). Dan, daerah yang akan segera melakukan pengembangan atas role model Pustaka Puncak adalah Majalengka, Cirebon, Wonosobo, Kepulauan Riau (Kepri) dan Djogyakarta (bersumber dari situs pemberitaan IFTA).

    1. Platform Digital Pustaka Puncak ; adalah himpunan/kumpulan pengetahuan dan informasi atas industri pariwisata yang berada dikawasan pariwisata Puncak Bogor dalam aplikasi android, IOS dan website, atau dengan kata lain Pustaka Puncak menghadirkan informasi pariwisata “Puncak dalam satu genggaman”.
    2. Management dan Bussiness ; adalah proses tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan atas platform digital, sehingga terciptanya aktivitas pariwisata dan dampak keekonomian kepada para pegiat dan penggiat pariwisata di Puncak yang bersumber dari platform Pustaka Puncak. 
    3. Komunitas GDP Puncak ; adalah masyarakat pariwisata di Puncak yang meliputi para pemilik dan pengelola hotel, camp, villa, dan akomodasi lainnya, tempat wisata, warung kopi, souvenir/oleh-oleh, pelaku kreatif dan lainnya, serta para pegiat serta penggiat serta aktivitas pariwisata dan lainnya. Komunitas Gerbang Digital Pariwisata Puncak (GDP Puncak) merupakan pelaku utama sebagai pembangkit Pariwisata di Puncak Bogor dengan platform digital sebagai medianya. 

Pustaka Puncak merupakan sistem informasi (SI)5)kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atau transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat. (John F. Nash)dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), di mana setiap orang dapat berinteraksi dengan teknologi dan mendukung proses bisnis pariwisata di kawasan Puncak Bogor. Sistem Informasi yang dimaksud, bahwa Pustaka Puncak tidak hanya sebatas merujuk pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi semata, tetapi juga cara dimana para penggiat dan pegiat pariwisata di puncak dapat berinteraksi dengan teknologi, membangun jejejaring sosial dan bisnisnya dalam mendukung proses dan aktivitas kepariwisataan.

Pustaka Indonesia

Pustaka Indonesia ; Ekosistem digital yang terbentuk dari Gerbang Digital Pariwisata lokal

Pustaka Indonesia adalah himpunan dari entitas industri pariwisata dalam ekosistem digital kewilayahan sehingga membentuk sebuah lanskap informasi digital dan pemasaran pariwisata Indonesia. Dan, Pustaka Indonesia terbentuk dari gerbang digital pariwisata lokal yang ada pada setiap kawasan pariwisata, kabupaten maupun kotamadya di Indonesia.

Setiap daerah di Indonesia memiliki pesonanya sendiri yang khas dan unik dengan beragam detail-detailnya, hal ini menjadi penciri sekaligus pembeda antara satu dengan daerah lainnya di kepulauan Nusantara untuk dihadirkan pada dunia pariwisata. Perbedaan adalah pesona keindahan akan Indonesia, Kekayaan alam, budaya, kearifan lokal, arsitektur dan lainya yang belum terinformasikan oleh media nasional maupun internasional, hakekatnya memiliki pesona yang sepadan dengan obyek daya tarik wisata dan atraksi wisata yang sudah populer seantero negeri.

Penghimpunan informasi atas pesona dan kekayaan obyek daya tarik wisata (ODTW) ataupuan atraksi wisata lokal oleh komunitas tempatan dimana destinasi pariwisata itu berada,6)adalah suatu entitas yang mencakup wilayah geografis tertentu yang didalamnya terdapat komponen produk pariwisata (attraction, amenities, accebilities) dan layanan, serta unsur pendukung lainnya (masyarakat, pelaku industri pariwisata, dan institusi pengembang) yang membentuk sistem yang sinergis dalam menciptakan motivasi kunjungan serta totalitas pengalaman kunjungan bagi wisatawan., yang selanjutnya ditampilkan pada Pusat Informasi Wisata (Pustaka) lokal sebagai sebuah informasi yang bersifat kewilayahan, merupakan lansekap digital pariwisata lokal. Dan, dari kumpulan data yang tersimpan pada setiap Pustaka lokal tersebut, selanjutnya terkoneksi pada Pustaka Indonesia untuk disebarkan ke gerbang digital pariwisata lokal lainnya yang tersebar diseluruh nusantara. Inilah lanskap digital yang dibangun dan kembangkan oleh Pustaka Indonesia sebagai Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas untuk kepentingan informasi wisata dan marketing. dengan kata lain bahwa “Pustaka Indonesia merupakan himpunan dari entitas7)adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Entitas dalam informatika adalah benda, orang, tempat, unit, objek atau hal lainnya yang mempresentasikan data, dan data tersebut akan disimpan ke dalam pangkal data. industri pariwisata ditingkat lokal dalam ekosistem Gerbang Digital Pariwisata kewilayahan 8)kawasan pariwisata, kabupaten dan kotamadyasehingga membentuk satu lanskap informasi digital dan pemasaran dalam  pariwisata Indonesia”

Simpulan tentang Pustaka Indonesia

Pustaka Indonesia9)artikel yang mengupas gerbang Digital Pariwisata Indonesia dengan brand Identity nya adalah Pustaka Indonesia yang terbentuk dari pustaka kewilayahan telah dimuat dibanyak situs merupakan aplikasi dari sebuah konsep Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas, dihadirkan oleh para penggiat dan pegiat pariwisata Indonesia sebagai jejaring informasi kepariwisataan yang terbentuk dari kewilayahan.

References   [ + ]

1.adalah sebuah situs web jejaring sosial gratis dan alat kolaborasi bagi para ilmuwan sains dari segala jenis disiplin sains
2.Lokalitas (locality) berkaitan dengan tempat atau wilayah tertentu yang terbatas atau dibatasi oleh wilayah lain. Lokalitas mengasumsikan adanya sejumlah garis pembatas yang bersifat permanen, tegas, dan mutlak yang mengelilingi satu wilayah atau ruang tertentu. Dalam konsep GDP, lokalitas meliputi kawasan pariwisata, sebuah kabupaten dan kotamadya, atau wilayah yang memiliki kekhususan lainnya yang disepakati oleh komunitas.
3.Adalah kelompok sosial pegiat dan penggiat pariwisata Indonesia
4.1) Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat, yang selanjutnya disebut sebagai Usaha Kecil dan Menegah (UKM); 2) Ekonomi rakyat dalam Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas dimaksudkan sebagai kegiatan ekonomi atau usaha yang dijalankan oleh warga kebanyakan (popular) dalam suatu wilayah kabupaten, kota atau kawasan yang dengan bersama-sama mengelola sumber daya ekonomi pariwisata dan pendukungnya.
5.kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atau transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat. (John F. Nash)
6.adalah suatu entitas yang mencakup wilayah geografis tertentu yang didalamnya terdapat komponen produk pariwisata (attraction, amenities, accebilities) dan layanan, serta unsur pendukung lainnya (masyarakat, pelaku industri pariwisata, dan institusi pengembang) yang membentuk sistem yang sinergis dalam menciptakan motivasi kunjungan serta totalitas pengalaman kunjungan bagi wisatawan.
7.adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Entitas dalam informatika adalah benda, orang, tempat, unit, objek atau hal lainnya yang mempresentasikan data, dan data tersebut akan disimpan ke dalam pangkal data.
8.kawasan pariwisata, kabupaten dan kotamadya
9.artikel yang mengupas gerbang Digital Pariwisata Indonesia dengan brand Identity nya adalah Pustaka Indonesia yang terbentuk dari pustaka kewilayahan telah dimuat dibanyak situs